Masyarakat Pesisir Indonesia Gelar Demo Tolak Kebijakan Ekspor Pasir Laut
Posted Mar 09, 2026 Updated at Mar 09, 2026 By admin Views 8
Tag
Redaksi
10 Oktober 2024
Nasional
Mitrapost.com – Masyarakat pesisir Indonesia menggelar demo di depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada hari ini Kamis (10/10/2024).
Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Susan Herawati mengatakan bahwa pihaknya mengecam KKP yang tetap menjalankan ekspor pasir laut.
“Kalau KKP ini tetap mau meneruskan pengerukan sedimentasi pasir laut, sebenernya menjelaskan secara terang bagaimana perilaku kapitalistiknya negara ini, khususnya pemangku kebijakannya,” ujarnya dilansir dari Tempo.
Kebijakan pemerintah yang membuka kembali keran ekspor pasir laut setelah 20 tahun dilarang, dinilai tidak berpihak kepada masyarakat pesisir dan nelayan.

Ilustrasi demo/istock
“Dan juga dia (pemerintah) kepentingan yang didorong itu tetap kepada kepentingan investasi, tapi bukan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Pihaknya menyayangkan karena pemerintah tidak mendengarkan keluhan dari para nelayan yang terdampak penambangan pasir laut.
“Karena kalau kemudian memang mereka (KKP) masih menjadi kapal besarnya nelayan, seharusnya mereka mendengarkan dari kawan-kawan nelayan. Bagaimana beratnya kalau kebijakan ini masih terus dilakukan gitu,” ujarnya.
“Artinya, juga sebenarnya mungkin KKP harus mulai jujur ini sebenarnya pesanan siapa gitu, sampai kemudian KKP sedemikian semangat gitu ya, sampai tidak mau mendengarkan gitu,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan sebelumnya telah mengesahkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Dimana Permendag tersebut memuat aturan mengenai ekspor hasil sedimentasi di laut berupa pasir laut. (*)
Downloads
| File Name | Size | Downloads | Actions |
|---|---|---|---|
| 0 | 0 | Download |
Artikel Terkait
Komentar